Bimbingan kelompok teknik modifikasi musik untuk mencegah perilaku bullying dalam meningkatkan empati siswa sekolah dasar

Abstract

Perilaku bullying merupakan perilaku yang melebihi batas wajar yang dilakukan oleh anak-anak bisa berupa kekerasan fisik, verbal maupun melalui serangan digital yang dilakukan di lingkungan sekolah sehingga menurunkan sikap empati siswa. Oleh sebab itu, diperlukan pemahaman siswa untuk mencegah terjadi perilaku bullying di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis seberapa efektif bimbingan kelompok dengan teknik modifikasi musik dalam meningkatkan empati siswa SD dalam mencegah perilaku bullying di sekolah. Penelitian menggunakan rancangan pra-eksperimen one group pre-test–post-test dengan subjek 14 siswa kelas V SD Negeri 294 Maluku Tengah yang ditetapkan melalui total sampling setelah verifikasi kelengkapan data. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner pre-test dan post-test empati siswa berskala 1–4, materi pencegahan bullying, modifikasi lagu “Aksi Empati”, serta praktik menyanyikan lagu. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan rencana uji beda pre-test–post-test (uji-t berpasangan/Wilcoxon) disertai uji normalitas, effect size, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif teknik modifikasi musik dalam bimbingan kelompok diterima baik oleh siswa, namun peningkatan empati pada tingkat kelompok tergolong dapat diabaikan (selisih rerata 0,27 dari skor maksimum 40; N-Gain kategori rendah) dengan pola antar indikator yang bervariasi, sehingga efektivitasnya belum dapat ditegakkan dan memerlukan pengujian lanjutan dengan rancangan yang lebih kuat.

Keywords
  • Bimbingan Kelompok
  • Bullying
  • Empati
  • Modifikasi Musik
  • Siswa
How to Cite
Dwiputra, M. I., & Nova Riswanti. (2026). Bimbingan kelompok teknik modifikasi musik untuk mencegah perilaku bullying dalam meningkatkan empati siswa sekolah dasar. Southeast Asian Journal of Technology and Science, 7(1), 79–88. https://doi.org/10.29210/810711000
References
  1. Aulia, L. R., Kholisoh, N., Rahma, V. Z., & Rostika, D. 2024. Pentingnya Pendidikan Empati Untuk Mengurangi Kasus Bullying Di Sekolah Dasar. 2(1).
  2. Gutama, A., Nita, C. I. R., & Sari, N. K. 2025. Pengembangan Video Gerak dan Lagu Anti Bullying Untuk Siswa Sekolah Dasar. MAVIS: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 7(1), 1–12.
  3. Haumahu, C. P., Korlefura, C., Makulua, I. J., Hermanus, Y., & Tuasikal, A. J. 2025. Psikoedukasi Pencegahan Perilaku Bullying pada Remaja: Peningkatan Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-being) Remaja di SMA Negeri 31 Maluku Tengah. Jurnal Tagalaya (Pengabdian Kepada Masyarakat), 5(5), 249–256.
  4. Kemendikbuddasmen. 2023. Menciptakan Sekolah Tanpa Bullying: Upaya BBPPMPV Seni dan Budaya Wujudkan Ruang Belajar yang Aman, Nyaman, dan Menggembirakan. BBPPMPVSB Kemendikdasmen. https://bbppmpvsb.kemendikdasmen.go.id/menciptakan-sekolah-tanpa-bullying-upaya-bbppmpv-seni-dan-budaya-wujudkan-ruang-belajar-yang-aman-nyaman-dan-menggembirakan/
  5. Kurniawan, R. I., Aini, K., & Rini, H. P. 2024. Peran Empati dalam Penanggulangan Bullying Terhadap Siswa ABK di Sekolah Inklusi. Prosiding Seminar Nasional 2024 Psikologi, FISIB, UTM, 310–322.
  6. Nabilla, A. A., Rahman, D. H., & Eva, N. 2025. Keefektifan Bimbingan Kelompok Teknik Biblioedukasi Bermuatan Nilai-Nilai Budaya Hasthlaku Untuk Mengembangkan Empati Bystander Bullying Siswa SMP. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 992–1003. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.7074
  7. Ninivanggi, F. J. 2019. Learned Mindfulness (Physician Engagement and M.D. Wellness). Academic Press. https://doi.org/10.1016/C2018-0-00101-2
  8. Palloan, A., Marieske, J., Arruan, S. D., & Rapang, Y. 2026. Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Psikodrama dalam Mengatasi Perilaku Bullying di SMP. Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, 3(April), 1–8.
  9. Prayitno, Afdal, Ifdil, & Ardi, Z. 2017. Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok yang Berhasil (Dasar dan Profil). Ghalia Indonesia.
  10. Purba, A., Anggraini, D. P., Fatimah, A. E., & Noverita, A. 2025. Edukasi Pencegahan Bullying Melalui Penguatan Empati Siswa Sekolah Dasar. 6(2), 31–41.
  11. Qolbya, A. G., Siswandi, A. S., & Putri, R. D. 2023. Empati dan Cyberbullying pada Remaja Pengguna Media Sosial: Sebuah Kajian Literatur. 3(9), 352–359. https://doi.org/10.17977/um070v3i92023p352-359
  12. Rahayu, A. P., & Fadlillah, Q. 2024. Penerapan Read Aloud and Singing Sebagai Strategi Pendidikan Karakter Anti Bullying pada Anak Usia Dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 676–690. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i2.954
  13. Ramlah. 2018. Pentingnya Layanan Bimbingan Konseling bagi Peserta Didik. BK Peserta Didik, 1(September), 70–76. https://jurnal.umpar.ac.id/index.php/mauizhah/article/download/8/6/
  14. Rasimin, & Hamdi, M. 2017. Bimbingan dan Konseling Kelompok. Bumi Aksara.
  15. Romlah, T. 2013. Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. UM Press.
  16. Sabban, I. 2025. Penguatan Pengetahuan Mengenai Bullying untuk Anak Sekolah Dasar GMIH Daeo, Maluku Utara. Journal of Social and Community Development, 2(02), 74–81. https://doi.org/10.56741/jscd.v2i02.930
  17. Santrock, J. W. 2011. Life-span Development (13th ed.). McGraw-Hill.
  18. Shannen, T., Kim, S., & Lee, J. 2021. Empathy, Cyberbullying, and Cybervictimization among Filipino Adolescents. 27(1), 65–74.
  19. Subekti, L. P., Pd, Y. M., & Astuti, I. 2012. Pelaksanaan Layanan Dasar Bimbingan dan Konseling Komprehensif di SMP Negeri 3 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 11, 1–8.
  20. Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.