Pengembangan media berbasis teknologi "digital story telling” untuk meningkatkan keterampilan menyimak anak
-
Published: October 8, 2026
-
Page: 1-7
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran digital storytelling untuk keterampilan menyimak anak usia 5–6 tahun di TK Abatatsa Lahat, menguji validitasnya, dan mendeskripsikan ketercapaian indikator menyimak anak melalui uji coba terbatas. Penelitian menggunakan desain penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Analisis kebutuhan dilakukan melalui observasi terhadap 30 anak kelompok B1 dan B2 serta penggalian informasi dari orang tua. Validasi produk dilakukan oleh tiga ahli, yaitu ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, sedangkan uji coba terbatas melibatkan 10 anak kelompok B2. Data dikumpulkan melalui lembar validasi berskala Likert dan lembar observasi lima indikator menyimak, kemudian dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil validasi menunjukkan skor aspek materi 91%, media 91,3%, dan bahasa 93,1% dengan rerata 91,8% (sangat valid). Uji coba terbatas menghasilkan rerata ketercapaian indikator menyimak sebesar 93,88% (sangat baik). Media yang dikembangkan layak digunakan dan berpotensi mendukung keterampilan menyimak anak. Uji coba belum menggunakan pretest–posttest maupun kelompok pembanding, sehingga peningkatan keterampilan menyimak perlu dibuktikan melalui penelitian eksperimen lanjutan.
- Anak usia dini
- Digital storytelling
- Keterampilan menyimak
- Media pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Ardiana, R. (2023). Implementasi media berbasis TIK untuk pembelajaran anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 103–111. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.117
- Barlian, R. I., Cepi, U., & Yosal, I. (2022). Peningkatan profesionalisme guru PAUD dalam pelaksanaan Kurikulum 2013. Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 61–72.
- Basri, H. (2019). Optimalisasi peran guru pendidikan anak usia dini yang proporsional. Ya Bunayya, 1(1), 29–45.
- Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6
- Cahyati, N., Islami, C. C., & Kusumah, R. (2022). Training in making digital story telling learning media for PAUD teachers in Jalaksana District. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 2231–2238.
- Casillas Martín, S., Cabezas González, M., & García Peñalvo, F. J. (2020). Digital competence of early childhood education teachers: Attitude, knowledge and use of ICT. European Journal of Teacher Education, 43(2), 210–223. https://doi.org/10.1080/02619768.2019.1681393
- Fauzi, A., Nisa, B., Napitupulu, D., Abdillah, F., Utama, G. S., Zonyfar, C., Nuraini, R., Purnia, D. S., Setyawati, I., Evi, T., Dian, S., Permana, H., Sumartiningsih, & Susila, M. (2022). Metodologi penelitian (R. N. Briliant, Ed.). CV. Pena Persada.
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
- Mappapoleonro, A. M. (2019). Profesionalisme guru PAUD abad 21 dalam mengembangkan pembelajaran kreativitas anak usia dini. STKIP Kusuma Negara, 6, 1–8.
- Masoumi, D. (2020). Situating ICT in early childhood teacher education. Education and Information Technologies, 26, 3009–3026.
- Maureen, I. Y., van der Meij, H., & de Jong, T. (2018). Supporting literacy and digital literacy development in early childhood education using storytelling activities. International Journal of Early Childhood, 50(3), 371–389. https://doi.org/10.1007/s13158-018-0230-z
- Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511811678
- Nur’ariyani, S., & Jumyati. (2022). Pengembangan kurikulum pendidikan berbasis teknologi. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4, 10770–10775.
- Prasiwi, A. A. (2018). Meningkatkan kemampuan menyimak melalui metode bercerita pada anak usia dini. Paedagogie, 13(2), 43–50. https://doi.org/10.31603/paedagogie.v13i2.2363
- Robin, B. R. (2008). Digital storytelling: A powerful technology tool for the 21st century classroom. Theory Into Practice, 47(3), 220–228. https://doi.org/10.1080/00405840802153916
- Rohmah, N. (2021). Bermain dan pemanfaatannya dalam perkembangan anak usia dini. Jurnal Tarbawi, 13(2), 27–35.
- Smeda, N., Dakich, E., & Sharda, N. (2014). The effectiveness of digital storytelling in the classrooms: A comprehensive study. Smart Learning Environments, 1(1), Article 6. https://doi.org/10.1186/s40561-014-0006-3
- Sugiyono. (2019). Metode penelitian kebijakan (S. Y. Ratri, Ed.; Ed. ke-2). Alfabeta.
- Vitianingsih, A. V. (2016). Game edukasi sebagai media pembelajaran PAUD. Jurnal INFORM, 1(1), 1–8.