Transparansi, disinformasi, dan legitimasi dalam komunikasi krisis digital humas polri: sebuah kajian literatur
-
Published: July 18, 2026
-
Page: 196-207
Abstract
Transformasi digital dan maraknya disinformasi telah mengubah dinamika komunikasi krisis, menjadikan media sosial sebagai ruang utama pembentukan opini publik sekaligus legitimasi institusi kepolisian. Penelitian ini bertujuan menganalisis transparansi dan legitimasi dalam komunikasi krisis digital Humas Polri di era disinformasi melalui kajian literatur sistematis. Penelusuran literatur dilakukan pada Google Scholar terhadap artikel yang dipublikasikan selama periode 2021–2025 menggunakan kata kunci yang relevan dengan komunikasi krisis, transparansi, legitimasi, Humas Polri, dan disinformasi. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan melalui proses identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi. Sebanyak 17 artikel memenuhi kriteria dan selanjutnya dinilai kualitas metodologinya menggunakan enam kriteria penilaian sebelum dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi krisis digital Humas Polri masih didominasi pendekatan reaktif dan defensif yang ditandai keterlambatan respons, strategi penyangkalan, inkonsistensi narasi, dan rendahnya ekspresi empati. Transparansi menjadi faktor utama dalam pemulihan kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang akurat, berbasis bukti, konsisten, dan terbuka. Hubungan antara transparansi dan legitimasi berlangsung secara tidak langsung melalui mediasi emosi publik dan kredibilitas sumber informasi. Kajian ini juga mengidentifikasi bahwa ekosistem disinformasi, keterbatasan kapasitas organisasi, dan dinamika media sosial memperkuat kompleksitas komunikasi krisis. Sebagai kontribusi konseptual, penelitian ini mengusulkan Model Transparansi–Legitimasi Komunikasi Krisis Digital (TL-KKD) yang menekankan pentingnya transformasi komunikasi krisis Polri menuju pendekatan yang proaktif, transparan, dialogis, dan adaptif dalam menghadapi tantangan era digital.
- Disinformasi
- Humas polri
- Komunikasi krisis digital
- Legitimasi
- Transparansi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Alawani, A., & Hudin, N. S. (2022). Developing a framework of effective risk communication for crisis management in the Abu Dhabi Police Department. International Journal of Business and Technology Management. https://doi.org/10.55057/ijbtm.2022.4.3.37
- Alwaton, Y. (2023). Komunikasi krisis Polri: Strategi image repair Polri dalam Tragedi Kanjuruhan. Translitera: Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media, 12(1), 1–9. https://doi.org/10.35457/translitera.v12i1.2694
- Dewi, R. D. C. (2021). Literatur review: Dinamika komunikasi kesehatan di masa pandemi dan pasca vaksin Covid-19. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 206–213.
- Dong, B., & Wu, X. (2022). Reaching and engaging people: Analyzing tweeting practices of large U.S. police departments pre- and post- the killing of George Floyd. PLoS ONE, 17(7). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0269288
- Elfattah, H. Y. A. (2024). Social media and crisis communication: A narrative literature review of public engagement and policy implications. Sinergi International Journal of Communication Sciences, 2(3), 167–179. https://doi.org/10.61194/ijcs.v2i3.650
- Hine, K. A., & Bragias, A. (2021). Effective communication during major crises: A systematic literature review to identify best practices for police. Police Practice and Research, 22(5), 1492–1507. https://doi.org/10.1080/15614263.2020.1821681
- Jungblut, M., Kümpel, A. S., & Steer, R. (2024). Social media use of the police in crisis situations: A mixed-method study on communication practices of the German police. New Media & Society, 26(8), 4647–4668. https://doi.org/10.1177/14614448221127899
- Kemboy, J. K. (2022). Resource management and performance of road construction projects: A case of Kenya National Highways Authority, Nairobi City County, Kenya [Doctoral dissertation, Kenyatta University].
- Makdin, D., Rifky Pratama, H., Damayanti, D., & Noviana, A. (2023). Elaborasi komunikasi krisis Polri: Analisis penanganan kasus penembakan Brigadir J menggunakan Situational Crisis Communication Theory. Jurnal IPTEKKOM: Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi, 25(1), 85–102. https://doi.org/10.17933/iptekkom.25.1.2023.85-102
- Malik Ibrahim, S., Reinhard Golose, P., & Fadil Imran, M. (2025). Strategi komunikasi Polri di media sosial: Studi kasus manajemen reputasi oleh Divisi Hubungan Masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1).
- Odole, E. (2023). Crisis communication on X (formerly Twitter): Information, misinformation, and the role of the Federal Ministry of Information and Culture during the EndSARS protest in Nigeria.
- Prasetya, D. (2024). Adu narasi korban dan polisi dalam Tragedi Kanjuruhan. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 222–240.
- Putri, W., Afrilia, A. M., Istiyanto, B., & Hermawan, R. R. (2024). Analisis wacana pada akun Twitter @DivHumas_Polri dalam manajemen krisis Tragedi Kanjuruhan. Ekspresi dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 254–271.
- Rahman, A. R., & Astriani, A. (2023). Komunikasi krisis Polri dalam meningkatkan reputasi dan kepercayaan masyarakat pascatragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang. Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi.
- Satria, D., Pradana, B., & Pramono, B. S. (2022). Strategi komunikasi krisis Humas Satpol PP dalam pemulihan citra pada Satpol PP Kota Surabaya. Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Komunikasi (SEMAKOM), 2(2), 547–554.
- Steele, J. L., & Blau, N. (2023). An analysis of police department crisis communication via social media. Police Quarterly, 26(4), 520–544. https://doi.org/10.1177/10986111221150505
- Surya Chandra, F., Amelza Dahniel, R., & Turino, H. (2025). Penanganan kasus viral di media sosial oleh Humas Polri: Studi kasus Vina Cirebon. Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1).
- Widodo, S., & Kristiyono, J. (2025). Digital democracy: Transforming political communication in Indonesia. Jurnal Studi Komunikasi, 9(1), 153–168. https://doi.org/10.25139/jsk.v9i1.9524
- Zahro, F., Asmarani, A., Sophia, E., & Ramadhan, A. N. (2024). Strategi komunikasi Polda Jawa Barat dalam menangani berita hoaks di media sosial Instagram (Studi kasus pada Humas Polda Jawa Barat tahun 2024). COMOJO: Communication Movement Journal, 2(1).
- Zheng, Q. (2023). Restoring trust through transparency: Examining the effects of transparency strategies on police crisis communication in Mainland China. Public Relations Review, 49(2). https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2023.102296